Timbulnya Respons pada Imun

sistemul-imunitarHemopoesa berasal dari kandung kuning telur tetapi dengan berlangsungnya embriogenesa, fungsi ini diambil alih oleli hati janin dan akhirnya oleh sumsum tulang untuk selaniutnya. Sel hemopoetik asdl yang menurunkan elemen-elemen terbentuk dari darah dan sel-sel sistem limforetikular (Gambar 3.30) rernyata bersifat multipoten, yaitu menghasilkan alat tubuh lain dan memperbarui diri dengan menghasilkan sel-sel asal yang baru. Sel-sel asal yang berpindah ke timus berdiferensiasi dalam suatu lingkungan kecil sel-sel epiteloid di mana sel-sel tersebut memperoleh pertanda-pertanda permukaan sel-T yang khas dan kemampuan untuk bereaksi dalam reaksi limfosit campuran (hal. 258), menjadi perantara sitotoksisitas pencangkokan ani^ra sesama jenis (hal. 200) dan menghasilkan hiperaktivitas pembawa-khusus; sel-sel peka kortison dengan kemampuan obat herbal alami untuk kencing manis fungsi penekan terdapat dalam korteks.

Percobaan-percobaan terdahulu-pada pemulihan sebagian kemampuan imun betina yang telah ditimektomi, melalui kehamilan, dianggap sebagai petunjuk bahwa suatu hasil timus yang dapat larut (berasal dari timus janin) bertanggung jawabl sekurang-kurangnya unruk sebagian, atas pengaruh kelenjar tersebut pada pematangan sel-T. Suatu hormon timus, timosin, telah diisolasi sekarang dan. ternyata membanru timbulnya pertanda diferensiasi sel-T (0 pada mencit, resepror sel domba^ pada manusia dan sebagainya) pada biakan dengan sel sumsum tulang in aitro. Kadar timosin dalam darah menurun terus dengan bertambahnya umur dan makin menciutnya timus (? dan sel-sel dengan lesu mendekati nomor Hayflick-nya), dan penurunan yang cepat terjadi pada kelainan otoimun tertenru (mencit-mencit SLE dan HNZ – Bab 9) pada saat yang secara kasar bertepatan dengan timbulnya penyakit.

Lingkungan-mikro untuk diferensiasi sel-sel-B tersedia pada bursa Fabrisius ayam dan dalam sumsum tulang spesies mamalia (seorang ahli imunologi biasa menyebabkan mahasiswanya rerrawa dengan menyatakan bahwa tbe bursa is strictly for the birds). Sel-sel-B yang kurang matang, biasa dinamakan “perawan”, memiliki imunoglobulin permukaan yang kurang padat bila dibandingkan dengan limfosit yang matang dan berlainan dari sel-sel yang mat&rg, mengaiami kesulitan dalam resintesa imunoglobulin setelah imunoglobulin itu terlepas dari sel karena pemberian anti-Ig yang berakibat “perontokan” atau endositosis. Fenomena ini dapat dihubungkan dengan penemuan bahwa sel sumsum tulang lebih mudah dibuat toleran melalui kontak dengan antigen yang tergantung pada timus daripada limfosit yang matang, dan bahwa toleransi dapat lebih mudah ditimbulkan pada yang baru lahir daripada yang dewasa.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *